Alhikam Mp3

Pengajian al-Hikam oleh KH. Imron Djamil - MP3 collection Bahasa Jawa - in Javanese Full set uploaded by Zahrul Arif on 4Shared + / -
Direction: --->

8 standart nasional pendidikan

bagi para guru dan kepala sekolah serta pihak yang berkecimpung didalam dunia pendidikan atau mungkin wali murid perlu tahu juga trntang ini semua :

1. PanduanTeknis Evaluasi Diri Sekolah

2. Laporan Evaluasi Diri Sekolah
3. Bahan Ajar Evaluasi Diri Sekolah
4. Instrumen Evaluasi Diri Sekolah 
5. PanduanPelaksanaanPendikar_Mei 2011  

niliki juga mp3 penyejuk hati 
1. shalawat nariyah
2. shalawat munjiyat
3. siirane gus dur
4. siir tanpo weton

10 Muharrom-10 Suro


ADA TIGA WAKTU YANG DIMULIAKAN ALLAH BAGI UMAT MUSLIM.
1.  Sepuluh hari terakhir bulan ramadhan, dimana di dalamnya terdapat malam lailatul qadar.
2.  Sepuluh hari di awal bulan zulhijjah. Atau tiga belas hari ditambah dengan hari sesudah tasyrik. Dimana di sembilan zulhijjah adalah hari arafah, yang seluruh calon jemaah haji berkumpul di arafah sebagai sarat sahnya ibadah haji.
aku juga mau maju

Bulan Hijriah dan Bulan Jawa

Penamaan bulan-bulan dalam tahun Hijriyah disesuaikan dengan masa yang sedang mereka (Bangsa Arab) jalani.
  1. Muharram, nama bulan pertama. Artinya, yang diharamkan atau yang menjadi pantangan. 
  2. Shafar,nama bulan kedua. Artinya, kosong.
  3. Rabiu’ul Awal, nama bulan ketiga. Berasal dari kata rabi (menetap) dan awal (pertama).
  4. Rabi’ul Akhir, nama bulan keempat. Artinya masa menetapnya kaum laki- laki untuk terakhir atau penghabisan.

Calon Pesrerta Sertifikasi Guru 2012 Surabaya

Download Daftar Bakal Calon Peserta Sertifikasi Guru 2012 untuk wilayah surabaya took looo ?

Atau silahkan lihat pada  Informasi Sertifikasi Guru Klik di Sini

Asmaul Husna


وَللهِ الْاَسْمَأاُلْحُسْنَي فَادْعُوهُ لَهَا
هُوَاللهُ اَّلذِيْ لَااِلَهَ اِلَّا هُوَ
اَلسَّلَامُ
اَلْقُدُّسُ
اَلْمَلِكُ
اَلرَّحِيْمُ
اَلرَّحْمَنُ
اَلْمُتَكَبِّرُ
اَلْجَبَّارُ
اَلْعَزِيْزُ
اَلْمُهَيْمِنُ
اَلمْؤُمِنُ
اَلْقَهَّارُ
اَلْغَفَّارُ
اَلْمُصَوِّرُ
اَلْبَارِئُ
اَلْخَالِقُ
اَلْقَابِضُ
اَلْعَلِيْمُ
اَلْفَتَّاحُ
اَلرَّزَاقُ
اَلْوَهَّابُ
اَلْمُذِلُّ
اَلْمُعِزُّ
اَلرَّافِعُ
اَلْخَافِضُ
اَلْبَاسِطُ
اَلَّلطِيْفُ
اَلْعَدْلُ
اَلْحَكَمُ
اَلْبَصِيْرُ
اَلسَّمِيْعُ
اَلشَّكُوْرُ
اَلْغَفُوْرُ
اَلْعَظِيْمُ
اَلْحَلِمُ
اَلْخَبِيْرُ
اَلْحَسِيْبُ
اَلْمُقِيْتُ
اَلْحَفِيْظُ
اَلْكَبِيْرُ
اَلْعَلِيُّ
اَلْوَاسِعُ
اَلْمُجِيْبُ
اَلرَّقِيْبُ
اَلْكَرِيْمُ
اَلْجَلِيْلُ
































Bilal Hari Raya

ارف خطباة :            

يَامَعَشِرَ لْمُسْلِمِينَ وَزُمْرَةَ الْمُؤْمِنِينَ رَحِمَكُمُ اللهُ  قَدْ جَاءَكُمْ يَوْمٌ عَظِيْم فَعَظِّموُهُ حَقَّ التَّعْظِيمْ اِعْلَمُوا ....... اَنَّ يَوْمَكُمْ هَذَا. يَوْمُ عِيدِ الْاَضْحَى وَيَوْمُ السُّرُورَ. يَوْمَ اَحَلَّ اللهُ لَكُمْ فِيهِ الطَّعَامْ وَحَرَّمَ عَلَيْكُمُ الصِّـيَامِ اَنْصِتُوا اَثَابَكُمُ الله , وَاسْمَعُوا اَجَارَكُمُ الله, وَاَطِيعُوا رَحِمَكُمُ الله ...........

اَللَّهُم صَلِّى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ 2×,
اَللَّهُمَّ صَلِّى عَلَى سَيِّدِنَا وَمَوْلاَناَ مُحَمَّدٍ وَبَرِكْ وَسَلِّمْ

اَللَّهُم قَوِّ اْلاِسْلاَمَ مِنَ الْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَات اَلْـأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَ مْوَاتِ وَانْصُرْناَ عَلَى إِقَامَةِ الدِّينِ. رَبِاخْتِمْ لَناَ مِنْكَ بِالْخَيْرِ وَياَ خَيْرَ النَّاصِرِيْنَ, بِرَحْمَتِكَ ياَاَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Istighosah

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ

MASTER UN 2012 dan hANACARAKA juga nITRO pDF

Master UN 2012 unduh di sini ! 
untuk menulis Jawa Juga Ada
juga untuk menulis pDF ada looo ! klik di SINI

Hadist Qudsi (keturunan Nabi Adam)

BESOK DIHARI QIYAMAT AKAN DIKATAKAN KEPADA NABI ADAM : "KELUARKAN KETURUNANMU YANG MASUK NERAKA".

Hadist Qudsi (senang bertemu dengan Allah SWT)

 BARANG SIAPA YANG SENANG UNTUK BERTEMU DENGAN ALLAH MAKA ALLAH SENANG UNTUK BERTEMU DENGANNYA

Artinya :
bersabda : "Allah Yang Maha Mulia dan Maha Besar berfirman :

Hadist Qudsi (Belas Kasih)

Belas kasih dan Do'a Nabi bagi umatnya
 Artinya :
Dari Abdullah bin Amr bin Ash ra. bahwasanya Nabi saw membaca firman Allah tentang Ibrahim saw. :

Hadist Qudsi (Memusuhi Wali)

Balasan memusuhi wali - wali Allah dan seutama-utama amal untuk mendekat kepada Allah SWT

Artinya .
Dari Abu Hurairah ra., Rasulullah saw. bersabda : "Sesungguhnya Allah

Tajnizul Janazah

  HAK YANG HIDUP TERHADAP YANG MATI
1.       Memandikan
2.       Mengkafani
3.       Menyolatkan
4.       Mengubur
  SEBELUM DIMANDIKAN ADA BEBERAPA HAL YANG HARUS
  DIPERHATIKAN ( BAKDA SAKAROTUL MAUT )
a.        Istirjak  
b.       Memejamkan matanya
c.        Mengikat dagunya

Merawat Muhtadlir (Orang sekarat pati)


Apabila telah nampak tanda-tanda ajal telah tiba, maka tindakan yang sunah dilakukan oleh orang yang menunggu adalah sebagai berikut:
1. Membaringkan muhtadlir pada lambung sebelah kanan dan menghadapkannya ke arah qiblat. Jika tidak memungkinkan semisal karena tempatnya terlalu sempit atau ada semacam gangguan pada lambung kanannya, maka ia dibaringkan pada lambung sebelah kiri, dan bila masih tidak memungkinkan, maka diterlentangkan menghadap kiblat dengan memberi ganjalan di bawah kepala agar wajahnya bisa menghadap qiblat.
2. Membaca surat Yasin dengan suara agak keras, dan surat Ar Ra’du dengan suara pelan. Faedahnya adalah untuk mempermudah keluarnya ruh. Nabi saw. bersabda:
اِقْرَؤُاْ يٰس عَلَى مَوْتٰاكُمْ. (رواه أبو داود)
Bacakanlah surat yasin atas orang-orang (yang akan) mati kalian”. (HR. Abu Dawud)
Bila tidak bisa membaca keduanya, maka cukup membaca surat Yasin saja.

Tajhizul Jenazah (Merawat Mayit)


Tajhizul jenazah adalah merawat atau mengurus seseorang yang telah meninggal. Perawatan di sini berhukum fardlu kifayah, kecuali bila hanya terdapat satu orang saja, maka hukumnya fardlu ‘ain.
Hal-hal yang harus dilakukan saat merawat jenazah sebenarnya meliputi lima hal, yaitu:
1. Memandikan
2. Mengkafani
3. Menshalati
4. Membawa ke tempat pemakaman
5. Memakamkan

Memandikan


Seperangkat peralatan yang harus disiapkan sebelum memandikan mayit adalah daun kelor (Jawa: widara), sabun, sampo, kaos tangan, handuk, kapur barus, air bersih dan sebagainya.
Hal-hal penting yang perlu diperhatikan dalam proses memandikan mayit adalah:

 a. Orang yang memandikan harus sejenis
Maksudnya bila mayitnya laki-laki yang memandikan harus laki-laki begitu pula apabila mayitnya perempuan, kecuali apabila masih ada ikatan mahrom, suami-istri, atau mayit adalah anak kecil yang belum menimbulkan syahwat. Bila tidak ditemukan orang yang boleh memandikan, maka mayit cukup ditayamumi dengan ditutup semua anggota tubuhnya selain anggota tayamum, dan yang mentayamumi harus memakai alas tangan.

Mengkafani


Pada dasarnya tujuan mengkafani adalah menutup seluruh bagian tubuh mayit. Walaupun demikian para fuqaha’ memberi batasan tertentu sesuai dengan jenis kelamin mayit. Batasan-batasan tersebut adalah sebagai berikut:
1. Batas Minimal
Batas minimal mengkafani mayit, baik laki-laki ataupun perempuan, adalah selembar kain yang dapat menutupi seluruh tubuh mayit.
2. Batas Kesempurnaan
a) Bagi mayit laki-laki
Bagi mayit laki-laki yang lebih utama adalah 3 lapis kain kafan dengan ukuran panjang dan lebar sama, dan boleh mengkafani dengan 5 lapis yang terdiri dari 3 lapis kain kafan ditambah surban dan baju kurung, atau 2 lapis kain kafan ditambah surban, baju kurung dan sarung.
b) Bagi mayit perempuan